Nusantara Indo News.com,Bitung-Sulut-Polsek Matuari dan Pemerintah kecamatan Girian gelar pertemuan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat bertempat di balai pertemuan umum kantor kelurahan Girian weru satu kecamatan Girian kota Bitung,Jum’at ( 20 September 2024 ).
Kapolsek Matuari AKP Yusi Kristiani SE bersama camat Girian Khader Djumading S.sos mengumpulkan tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat kedua kelurahan, serta orangtua anak-anak yang terlibat tauran antara AAM pasar Girian weru satu dan AAM lorong bakasang.
Adapun maksud pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka mencari solusi bersama mengatasi permasalahan antar anak-anak muda Lorong Bakasang di Kelurahan Girian Bawah dan anak anak muda kompleks pasar Kelurahan Girian Weru Satu Kecamatan Girian Kota Bitung.
Hadir dalam Pertemuan masing-masing yakni antar lain:Yani Ponengoh Tokoh Masyarakat/Anggota DPRD,Syafrudin Ahmad Ila,Tokoh Masyarakat/Anggota DPRD,Camat Girian Khadir Djumading S.Sos,Kapolsek Matuari AKP Yusi Kristiana SE,Kasihumas Polres Bitung Iptu Nitip Anggai,Kanit Intelkam Polsek Matuari Ipda Denny Runtulalo SH,Lurah Girian Weru Satu Ibu Marlin Pratasis,Lurah Girian Bawah Muksin Hamid,Lurah Girian Indah Topsin Jannis,Lurah Girian Atas Stefen Mamesah,Lurah Wangurer Ibu.Sitti Lariha, SST,Para Kepala Lingkungan,Para RT,Imam Masjid Jami Annur Hi.Ramly Mamonto,Imam Masjid Almutaqim Girian Weru Satu Arifin Moha,Para orang Tua dan anak-anak baik dari kompleks pasar maupun Lorong Bakasang.
Kapolsek Matuari AKP Yusi Kristiana SE dalam pertemuan menjelaskan yang intinya sebagai berikut,Maksud dan tujuan dilakukan pertemuan untuk mencari solusi,permasalahan perkembangan yang terjadi selama ini antara anak-anak muda kampleks pasar dan lorong bakasang,Kami sangat berharap kepada anak-anak dibawah umur agar orang tua punya tanggung jawab, memperhatikan anak-anak diluar jam sekolah, mengawasi anak-anak agar tidak terlibat aksi Tawuran,Kapolsek mengharapkan agar anak-anak yang bermasalah untuk dilibatkan dengan kegiatan Positif seperti kegiatan Agama, Sosial dan kegiatan olah raga seperti (Panahan) agar bisa berprestasi,Sementara ini untuk IJIN KERAMAIAN di Wilayah Kelurahan Girian Weru Satu dan Kelurahan Girian Bawah di cabut.
Penyampaian oleh Camat Girian Khadir Djumading S.Sos yakni,Mengharapkan agar para orang tua di kompleks pasar dan dilorong bakasang,untuk memperhatikan anak-anak agar tidak terlibat permasalahan Tawuran dan Meminta kepada pala dan RT agar bekerja sesuai tugasnya,agar jika ada permasalahan anak-anak agar orang tua berkoordinasi cepat dengan Pala dan RT.
Selain Kapolsek dan Camat, ada juga beberapa Penyampaian lain dari anggota Dewan Bapak Yani Ponengoh, Bapak Ahmad Syafrudin Ila.S.Sos, tokoh agama dan tokoh Masyarakat serta penyampaian dari orang tua dan masyarakat.
Adapun pertemuan menghasilkan 2 (dua) kesepakatan yakni sebagai berikut:
1.Jika terjadi keributan/Tawuran di Lorong Bakasang, maka Pelaku harus ditindak tegas, orang tuanya dibawah bersama ke kantor Polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan Anaknya.
2.Akan mengaktifkan kembali Pos Kamling di Kelurahan Girian Weru satu, dengan melibatkan Pemerintah, Pala RT dan Aparat Keamanan terlebih khusus anak-anak yang terlibat keributan nanti bersama menjaga pos kamling dan yang tidak membantu menjaga untuk ditindak.
Kegiatan Pertemuan antar Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Orang Tua dari kompleks pasar dan lorong bakasang, Bersama Pemerintah Kecamatan Girian Kota Bitung selesai pukul 11:30 wita dalam keadaan aman kondusif.
Jurnalis: Nando





