GARDA TIMUR INDONESIA NYATAKAN DUKUNGAN MORAL KEPADA KAPOLRI, FIKRI ALKATIRI: KETEGASAN DAN PROFESIONALISME ADALAH KUNCI MENJAGA MARWAH INSTITUSI POLRI

SuaraJurnalis.Com|MANADO, SULAWESI UTARA – Dukungan moral kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di tengah berbagai dinamika dan persoalan internal institusi terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum LSM Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, yang menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Kapolri beserta langkah-langkah strategis dalam menjaga integritas dan marwah institusi Polri.

Dalam pernyataannya, Fikri Alkatiri menyampaikan rasa prihatin dan penyesalan atas persoalan yang menyeret nama mantan Kapolri berinisial LSP. Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya menjadi perhatian internal kepolisian, tetapi juga menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat yang selama ini menaruh harapan besar terhadap institusi Polri.

“Pertama-tama, kami dari daerah, khususnya Sulawesi Utara, menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi. Ini tentu menjadi perhatian serius, bukan hanya bagi keluarga besar Polri, tetapi juga masyarakat luas. Institusi Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik,” ungkap Fikri.

Lebih lanjut, Fikri memberikan apresiasi terhadap keberanian dan ketegasan Kapolri dalam mengambil keputusan yang tidak mudah, terutama ketika menyangkut kepentingan institusi dan penegakan prinsip profesionalisme.

Menurutnya, seorang pemimpin institusi sebesar Polri dituntut memiliki keberanian mengambil keputusan secara objektif, tanpa pandang bulu, serta mengutamakan kepentingan organisasi dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kami memberikan apresiasi penuh kepada Bapak Kapolri. Keputusan yang berat sekalipun harus berani diambil apabila memang demi menjaga kehormatan institusi. Profesionalisme, integritas, dan ketegasan adalah fondasi penting untuk membangun Polri yang semakin dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Fikri juga menilai bahwa dinamika yang terjadi tidak seharusnya membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap seluruh institusi Polri. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi ruang pembenahan, evaluasi, dan penguatan internal agar Polri semakin solid serta konsisten menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

DUKUNGAN MASYARAKAT DAN HARAPAN TERHADAP POLRI

Sebagai organisasi masyarakat sipil, Garda Timur Indonesia menegaskan bahwa dukungan terhadap Polri bukan berarti menutup mata terhadap persoalan yang ada. Dukungan tersebut justru merupakan bentuk kepedulian agar setiap persoalan ditangani secara transparan, profesional, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan yang berintegritas akan selalu diuji oleh keadaan. Namun, selama keputusan diambil berdasarkan hukum, kepentingan bangsa, dan kehormatan institusi, masyarakat harus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pembenahan tersebut,” lanjut Fikri.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Kapolri saat ini, Polri semakin kuat, independen, profesional, serta tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk apa pun.

Menutup pernyataannya, Fikri Alkatiri menegaskan bahwa Garda Timur Indonesia tetap berdiri sebagai bagian dari elemen masyarakat yang mendukung institusi negara dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

“Merah Putih dan kepentingan bangsa harus selalu menjadi yang utama. Kami ingin Polri semakin kuat, semakin profesional, dan semakin dipercaya rakyat. Dukungan kami adalah dukungan untuk institusi Polri yang berintegritas dan berkeadilan,” tutup Fikri Alkatiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *